Tanpa Jeda

Oleh

Komunitas Sastra Paradigma Imaji

Dikesendirian malam ini kumenanti
Rautmu dalam kegelapan
Bayangmu datang menghampiri
Awan kelabu telah menyelimuti kalbu

Angan dan kenangan telah tersimpan
Hingga pada saatnya ku bertahan
Tanpa batas waktu menunggu
Dalam kidung do’a kumenyapu

Sulaman asa terus mengungkit
Bak sedayu meronta-ronta
Di ujung sinaran petang kala
Terekam kenangan silam

Berharap lukisan wajahmu nyata
Mengambang terbang melayang
Kini jejakku tak terarah
Sampai ku ingin menyerah

Rasa dingin menyelimuti hati
Menebar sunyi sepi
Tanpa belas kasihan
Yang hadir tentu kegelisahan

Detik demi detik ku lalui
Melabuhkan segala imajinasi
Mencoba bertahan
Akan tapi hati bertolak tak henti

Berikanlah cahaya penerang
Tuk terangi gelap duniaku
Merangkak sebuah hasrat
Menanti sang kekasih hati

Mengais pilu pedih
Rasa ini begitu syahdu perih
Bentukmu tak kunjung hadir
Sekuncup pena pun tak terlahir

Terus bergelut seperti ini
Pantaskah ku mengeluh
Karena jiwamu telah membuat sepi
Titisan rasa ini terasa rapuh

Semoga kala rautmu tetap mencinta
Diujung samudera
Pada lentera rasa
Yang tiada habisnya

****
kelompok 6
Yang mengerjakan :
1. lela lerian
2. PmFaisol Roziqin⁩
3. Putri Windiastuti⁩
4. Motif Putra⁩
5. Motif 1 Nurhalisa⁩

Loading...
Disclaimer
Artikel "tulisan" yang terdapat di situs web ini "ayonulis.net" ditulis oleh pengguna. pengguna / penulis yang bertanggung jawab "isi tulisan". Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab atas hal yang dapat ditimbulkan dari artikel di situs web ini "ayonulis.net, namun setiap orang dapat mengirim surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola. Pengelola situs web berhak memuat artikel hingga penonaktifan akun penulis jika tersedia konten yang dipertanyakan di web ini "ayonulis.net".
Hosting Unlimited Indonesia

Silakan berikan komentar kamu mengenai Artikel ini. "berkomentarlah dengan bijak".