Semu di Ujung Sana

Oleh

KOMUNITAS SASTRA PARADIGMA IMAJI III

Mentari telah kembali menyinari hati
Menyibakkan awan hitam yang menyelimuti
Kutemui cuaca yang bersahabat
Dan enggan untuk berkhianat

Hingga netra ini kian terpaku
Oleh sepasang cygnus di ujung rindu
Membakar sedikit bagian diri
Membuat ku sadar telah lama aku berdiri

Anganku kembali menyeruak
Menyisakan beberapa rindu yang menunggu
Bolehkan aku bertanya?
Kapan penantianku akan temu tiba?

Anganku melayang jauh dijiwa
Serasa atma tak bersatu lagi dengan raga
Memang indah hari lalu ku rasa
Dan kini menghilang tanpa sapa

Ku rasa saatnya telah tiba
Menunggu diujung dermaga
Aku datang membawa raga dan cinta
Kuharap kau juga kembali membawanya

Tanpa lelah aku menunggumu
Hingga matahari kembali keperaduan
Ada sepercik keraguan yang menghapiriku
Akan kembalinya kamu dan hatimu

Tersadar ku dalam lelap ini
Sosok mu masih disudut sana
Tak menoleh walau aku menjerit pedih
Walau dulu kau katakan aku kekasih

Jejak torehan cerita yang terlukis
Kini lenyap di gelap malam
Namun entah mengapa dan selalu mengapa
Kau tetap bersikukuh tanpa peduli

Aku masih bertahan
Dengan rasa yang masih sama
Dengan tempat yang tak pernah kulupa
Kuharap penantianku tak sia-sia

Namun aku salah
Semuanya semu tak nyata
Aku kalah
Dan aku menyerah

***
Kelompok 4

Yang mengerjakan :
1 Khafidhotur Rifliyah / Rif_fly
2. Riska/Riska
3. Indry novira/ indry novira
4. Glady Anliza syaharani/ G L A D Y A
5. Lidya Novita /@⁨Li – San⁩

 

Loading...
Disclaimer
Artikel "tulisan" yang terdapat di situs web ini "ayonulis.net" ditulis oleh pengguna. pengguna / penulis yang bertanggung jawab "isi tulisan". Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab atas hal yang dapat ditimbulkan dari artikel di situs web ini "ayonulis.net, namun setiap orang dapat mengirim surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola. Pengelola situs web berhak memuat artikel hingga penonaktifan akun penulis jika tersedia konten yang dipertanyakan di web ini "ayonulis.net".
Hosting Unlimited Indonesia

Silakan berikan komentar kamu mengenai Artikel ini. "berkomentarlah dengan bijak".