Mayapada Kalbu

Lamunan di ruang hampa.
Terbesit cerita tentang mereka.
Sepasang insan tua.
Yang luar biasa.

Tak pernah mengeluh.
Dan bergerutu resah.
Sedikitpun tak merekah.
Di pikir yang lelah.

Adakah jasa yang pantas?
Adakah gelar yang pantas?
Untuk mereka yang kucinta.
Namun ku namai mereka malaikatku.

Bagaimana bisa berterima kasih,
Rasa bersalah masih menghantui diri.
Bagaimana untuk membalas,
Penerimaan dari mereka masih mengalir deras.

Hati dipukul badai ironi,
Jiwa terkekang oleh dampak jatuh cinta.
Apalagi mereka menjauhi diri,
Hanya dia berdua yang masih mengasihi.

Dia Gunung…
Dia lautan…
Dia Semeru…
Dia Mediterania…

Mereka sang daksa rimpuh penuh adorasi
Tiada sumarah pada gerombolan lokawigna
Mereka tuang tirta amarta dengan harsa
Dekapannya bagai asmaraloka

Yang mengerjakan
– Nurhikma
– Vanti Gustiani
– M Rizki Ferdana
– Andi Arni Purnama Sari
– Adikka Qia Fitriasholikah
– Ine Aulia Ramadini
– Riri Lestari

Yang tidak mengerjakan
-@⁨Destia⁩
– Henny putri
-@Yanyan

#paradigma_imaji
#komunitasasra
#calonpenulishebat
#kolaborasipuisi
#berkaryadenganpena

Loading...
Disclaimer
Artikel "tulisan" yang terdapat di situs web ini "ayonulis.net" ditulis oleh pengguna. pengguna / penulis yang bertanggung jawab "isi tulisan". Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab atas hal yang dapat ditimbulkan dari artikel di situs web ini "ayonulis.net, namun setiap orang dapat mengirim surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola. Pengelola situs web berhak memuat artikel hingga penonaktifan akun penulis jika tersedia konten yang dipertanyakan di web ini "ayonulis.net".
Hosting Unlimited Indonesia

Silakan berikan komentar kamu mengenai Artikel ini. "berkomentarlah dengan bijak".