Hai guys !! Kali ini aku mau bahas tentang lagu dangdut yang pernah boaming pertengahan tahun lalu , Pasti semua ga asing kan sama lagu jaran goyang yang dipopulerkan oleh Nella kharisma? Pulau jawa identik sekali dengan hal berbau supranatural dan klenik . Kali ini kita akan membahas tentang kemat Jaran goyang adalah salah satu mantra pemikat atau orang jawa biasa menyebutnya dengan kemat . Kemat jaran goyang memiliki banyak versi , kali ini kita akan bahas kemat jaran goyang versi cirebon .
Pada zaman dahulu di daerah Jagapura gegesik cirebon hidup seorang pemuda yatim beserta ibu nya , wajah nya tidak tampan dan ia tidak kaya ia bernama Baridin , Setiap hari nya ia membantu membajak sawah orang . Pada suatau hari ia akan berangkat membajak sawah dan dijalan ia bertemu seorang gadis yang sangat cantik sekali ia adalah kemvang desa ia bernama suratminah atau disebut ratminah
Seperti layaknya pemuda yang baru merasakan sengatan cinta baridin dibuat tak berkutik dan tak berpaling dari ratminah si kembang desa .
Lalu sesampainya dirumah ia meminta ibunya untuk melamar ratminah , Lalu ibunya berangkat melamar dengan membawa dua buah pisang , Di depan rumah ratminah ibu baridin (mbok wangsi) di teriaki sebagai pengemis oleh ayah ratminah (bapa dam ) dan lalu ratminah pun meneriaki dan meludah di hadapn mbok wangsi , Hal itu membuat mbok wangsi sakit hati lalu pulang dan memarahi baridin lalu mengusirnya . Dalam hati kecil baridin ia tidak tega ibu kesayangnya dihina lalu walau ia diusir oleh ibunya ia bertekad membalas perlakuan ratminah dan ayahnya .
Ia bertemu sahabatnya dan ia diberi sebuah petunjuk akan tetapi berat apabila ia ingin ratminah menjadi miliknya ia harus berpuasa selama 40 hari 40 malam tanpa makan dan minum , Lalu diberilah sebuah mantra pemikat oleh sahabatnya . Setelah Melakukan puasa baridin membaca mantra pemikat tersebut yang berbunyi : ” Niat isun arep maca kemat jaran goyang ,dudu ngemat ngemat tangga dudu ngemat wong liwat , sing arep tek kemat suratminah anake bapa dam .Yen lagi turu tangia yen wis tangi gage ngadega , yen wis ngadeg brengengela kaya jaran

Yang berarti : “Niat saya membaca kemat jaran goyang , bukan mengemat tetanga , bukan mengemat oran lewat yang ingin saya kemat suratminah putri bapa dam .kalau tidur segera bangun ,kalau sudah bangun segera berdiri dan meringkik sperti kuda”
Setelah baridin mengucapkan kemat tersebut suratminah yang cantik dan rupawan itu menjadi kehilangan akal sehat (gila) ia meraung meminta dinikahkan dengan baridin lalu ia bertemu baridin dan memnita baridin menikahinya , baridin acuh dan berpesan kepada semua wanita di dunia “Bila ada yg mencintai lantas kau tak mencintainya berkata dan tolaklah ia dengan cara yang halus” lalu baridin meninggal karena tidak mendapat asupan makanan karena berpuasa selama 40 hari 40 malam lalu ia meninggal , setelah itu ratminah meninggal selang setelah baridin meninggal . Kini Makam baridin dan suratminah masih ada di desa jagapura kec .Gegesik . Kab. Cirebon

Ambil hikmah dan buang yang buruknya

#KomalaDie
#Cirebon2018

Loading...
Disclaimer
Artikel "tulisan" yang terdapat di situs web ini "ayonulis.net" ditulis oleh pengguna. pengguna / penulis yang bertanggung jawab "isi tulisan". Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab atas hal yang dapat ditimbulkan dari artikel di situs web ini "ayonulis.net, namun setiap orang dapat mengirim surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola. Pengelola situs web berhak memuat artikel hingga penonaktifan akun penulis jika tersedia konten yang dipertanyakan di web ini "ayonulis.net".
Hosting Unlimited Indonesia

Silakan berikan komentar kamu mengenai Artikel ini. "berkomentarlah dengan bijak".