Fajar luka
Oleh. Lathifa Nur’Ain
Andai saja mentari tau.
Mungkin saja ia tak kan lekas senja.
Andai saja rembulan mengerti
Mungkin saja ia tak ingin dijemput petang.
Bintang gemerlap menatap sayu
Hembusan angin pun berbisik sendu
Malam seolah ingin berkata.
Inikah waktunya?
Sudahlah kasih.
Air mata mu begitu menyakitkan
Isakan mu amat menusuk.
Tepislah.
Tak hanya hatimu yang begitu hancur.
Begitupun aku.
Ingat.
Bila kau rindu, tatap lah kejora
Disanalah harapan kita sandingkan
Bila sepi mulai menghampiri mu,
Berwudhu lah, dekatkan lah dirimu dengan sang pencipta.
Biarlah renangnya memelukmu.
Kini fajar penuh luka itu telah tiba
Menjemput aku yang masih ingin tinggal.

Namun ini lah tangga pertama.
Menuju senja penuh pesona
Nganjuk,17 Juli 2018

Loading...
Disclaimer
Artikel "tulisan" yang terdapat di situs web ini "ayonulis.net" ditulis oleh pengguna. pengguna / penulis yang bertanggung jawab "isi tulisan". Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab atas hal yang dapat ditimbulkan dari artikel di situs web ini "ayonulis.net, namun setiap orang dapat mengirim surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola. Pengelola situs web berhak memuat artikel hingga penonaktifan akun penulis jika tersedia konten yang dipertanyakan di web ini "ayonulis.net".
Hosting Unlimited Indonesia

Silakan berikan komentar kamu mengenai Artikel ini. "berkomentarlah dengan bijak".